Gundam Seed & War
October 20, 2006 by cherleechan
Gue baru selesai nonton anime Gundam Seed semalam. Waktu selesai baca manga-nya sih biasa-biasa aja. Tapi pas kemaren gue nonton detik-detik terakhir pertempuran Kira, Athrun, Cagalli & Laccus, rasanya pengen nangis.
Well, secara keseluruhan sih cerita anime dan manga-nya sama. Cuma mungkin di anime ditambahin sedikit scene supaya lebih lengkap..
Cerita Gundam Seed tentang perang antara Bumi vs PLANT. PLANT adalah tempat tinggal para Coordinator, yaitu manusia yang sudah mengalami modifikasi gen sehingga lebih unggul daripada manusia biasa. “Lebih unggul” di sini macem-macem, yang pasti Coordinator lebih cerdas dan lebih cepet belajar dibanding manusia biasa. Adalah Kira Yamato, seorang mahasiswa yang tinggal di Heliopolis - sebuah negara netral yang tidak memihak Bumi maupun PLANT, yang tiba-tiba terlibat dalam perang dikarenakan secara refleks dia ingin melindungi seorang wanita bernama Maryuu Ramiasu (yang ternyata adalah tentara Bumi) yang sedang diserang oleh sahabatnya sendiri, Athrun Zala. Dalam misi penyerangan itu, Athrun diperintahkan untuk mengambil mobile suit milik tentara Bumi yang dikembangkan di Heliopolis. Ramiasu-san pun segera masuk ke mobil suit terdekat, yaitu Strike untuk mencegah Athrun pergi membawa mobile suit Aegis. Kira pun diperintahkan ikut masuk ke cockpit. Ternyata Ramiasu-san ini kurang bisa mengendalikan Strike, sehingga Kira mengambil alih posisi pilot. Kira mengubah Operation System dan menahan berbagai serangan Ginn. Keterlibatannya dalam perang singkat itu pun membuat Kira kemudian terlibat lebih jauh dengan militer Bumi dan menghadapi berbagai macam hal yang menyakitkan.
Di Gundam Seed gue melihat perang… Perang nuklir.. Bom.. Misil.. Kapal perang.. Pesawat tempur.. Pistol.. Granat.. Tank.. Dan gue membayangkan perang yang sedang terjadi di Palestina sana. Akankah berakhir seperti itu..? Akankah luka akibat Perang Dunia II yang memporakporandakan Jepang di tahun 1945 itu akan terulang kembali? Nuklir yang menghabisi nyawa jutaan orang dalam sekali lempar.. Nuklir yang bahkan membuat si pelempar bom pun bengong dan merasa sangat berdosa melihat perbuatannya.. Dan baru aja gue denger Korea Utara sedang mempersiapkan perangkat nuklirnya, entah untuk apa.. Apakah dunia bener-bener sudah dikuasai keserakahan manusia, seperti yang diteriakkan Crueze? Sebegitu pentingnyakah sebuah ideologi untuk diperdebatkan sampai harus mengangkat senjata? Sebegitu pentingnyakah sepetak tanah di atas bumi ini untuk diperebutkan sampai harus melempar bom? Sebegitu pentingnyakah beradu kebenaran tentang kepercayaan masing-masing sampai harus saling bunuh? Begitu tingginyakah harga diri seorang manusia dibandingkan nyawa manusia itu sendiri? Harga diri bisa diperoleh kembali, tapi nyawa.. Apakah bisa dikembalikan sekali ia hilang..?
Katanya manusia adalah makluk paling sempurna.. Katanya manusia berakal budi.. Katanya manusia punya hati nurani.. Tapi apakah kenyataan mengatakan manusia adalah makluk yang demikian sempurna?
Gue jadi bingung.. Jadi.. Untuk apa di dunia ini dihadirkan suatu benda yang masuk kategori bahan peledak? Apakah untuk menguji manusia? Jika ya, maka sudah pasti jawabannya adalah : manusia sudah gagal lulus ujian..