Harry Potter & The Order Of Phoenix The Movie
July 22, 2007 by cherleechan
Only 1 sentence to describe this movie : "This is the worst Harry Potter movie so far". Harry Potter 1 yang udah dinilai jelek sama fans Harry Potter aja masih gue bilang bagus. Nah kalo gue udah bilang jelek, entah apa kata yang lain ya.
Gue lupa mestinya berawal dari mana, tapi yang jelas, mungkin terlalu panjang kalo harus nyeritain semuanya, lagian biasanya cerita di Privet Drive ngga penting. Yah, tau-tau udah ada Dementor di Privet Drive, Dudley hampir terbunuh, Harry Potter dijemput Moody dkk untuk dibawa ke markas Order Of Phoenix. Sampe sini, mestinya aura kecemasan udah harus dibentuk sama film, sama kayak novelnya. Tapi entah kenapa sepertinya film ini dibawa terlalu ringan atau gimana. Yang jelas, yang diedit justru bagian-bagian yang penting (menurut gue). Kayak misalnya, jeritan nyokapnya Sirius itu sama sekali ngga dibahas, padahal mestinya hal itu yang paling menggambarkan bahwa keluarga Black itu memang keluarga pendukung Voldemort. Sirius-nya aja yang ngga. Dan alasan kenapa rumah Sirius yang dipake untuk markas Order Of Phoenix juga ngga tersentuh.
Lalu, kehidupan di Hogwarts.. Yah, Dolores Umbridge-nya sih udah OK banget, sampe jijik gue liatnya, sejijik gue baca di buku. Hehehe.. Apalagi dengan senyumnya yang palsu itu. Cuma yang bagian si kembar Weasley mengucapkan ’selamat berpisah’ sama Umbridge tuh kurang dramatis deh. Di buku rasanya lebih dramatis daripada sekedar kembang api Filibuster. Dan si Flitwick ngga cuma sekedar memasang pose "Yes!" sambil ngumpet-ngumpet. Tapi justru dia menyihir sisa-sisa ‘kemenangan’ Weasley dan membuat semacam memoriam sebagai reward untuk Weasley di suatu sudut ruangan. Bahkan McGonagall aja cuma muncul 2 ato 3 kali gitu. Lah.. Padahal waktu kehebohan Weasley vs Umbridge, dia juga ikut bersukacita. Hehehe..
Lalu yang paling hilang feelingnya adalah waktu kejar-kejaran di Kementrian Sihir. Man..! Ini bagian paling seru tapi karena proses editting yang terlalu banyak akhirnya malah jadi basi. Bayangin aja, masa waktu Moody dkk perang lawan Pelahap Maut cuma saling tunjuk tongkat sihir tanpa spell. Emangnya bisa bekerja? Kayaknya waktu di buku pada teriak-teriak juga deh. Dan yang semestinya Harry Potter dkk itu satu per satu berpencar dan dikejar-kejar Pelahap Maut sampe hampir mati pun ngga ada..! Padahal di situ yang paling seru..! Si Neville kan mestinya tangannya patah, hidung berdarah-darah sampe suara jadi sengau dan ngga bisa mengucapkan spell dengan baik. Eh malah ngga diceritain sama sekali. Payaaaaaahhhh…
Not recommended movie..! Baca aja bukunya. Jauh lebih seru..!!